CINTA ATAU MIE INSTAN

Kali ini saya akan menceritakan sebuah kisah tentang seorang pemuda yang sehari harinya bekerja sebagai pengantar mie instan, hari harinya di isi dengan memikul mi instan yang akan di kirimkan ketokoh tokoh kecil dan akan di jual lagi kepada pembeli.

Nama si pemikul mie instan ini bernama Kurabi ahmad, dan di suatu hari pada  saat kurabi memikul mie instan ada cewek yang memanggilnya dan si cewek itu berkata "kakak mau di bantuin nggak" kurabi pun menjawab "nggak usah repot repot dek kakak bisa kok" , si cewek itu bilang ya udah kalo nggak mau di bantu dan cewek itu langsung masuk ketokoh , si kurabi pun bertanya tanya siapa sosok wanita yang mengajak bicaranya tadi , kurabi pun penasaran dan mencari identitas si cewek tadi dan ternyata si cewek tadi kerja di tokoh yang si kurabi antar mie instan nya.

Pada keesokkan harinya kurabi pun kembali datang ke tokoh kemarin dan  seperti biasa mengantarkan mie instan ke tokoh itu , dan si kurabi bertemu lagi dengan cewek yang kemarin dia temui ,

Sebenernya si kurabi ini orangnya pemalu tapi tidak tau kenapa si kurabi memberanikan diri dan berkata kepada cewek itu yang berbunyi " hayy nama adek siapa kalo boleh tau" dan cewek itu membalas dengan nada lembut " nama saya astuti kak biasa orang sini manggil saya tuti sebenarnya adek udah lama perhatiin kakak" mendengar perkataan si tuti wajah kurabipun langsung menjadi biru menandakan bahwa dia malu , maklum sikurabi inikan orangnya pemalu,
Setelah hari kedua berlalu , sampailah ke hari ketiga seperti biasa pekerjaan si kurabi pengantar mie instan ketokoh tokoh , dan lagi lagi si kurabi mengantar mie instan ke tokoh tuti , dan pada pertemuan ketiga ini kurabi bertemu kembali dengan astuti , setelah selesai mengantarkan mie instan ke tokoh , kurabi berkata ke tuti "adek kakak mau nanya nih emang adek ngapain memperhatikan kakak" dengan rasa pedenya si kurabi berkata, astuti pun menanggapi " ini kak sebenernya adek malu mau ngomong, sebenarnya adek sudah sebulan perhatiin kakak dan baru sekarang adek mau ngomong" dan kurabi pun bertanya lagi " emang adek perhatiin kakak mau ngomongi apa" tuti pun menjawab lagi dengan wajah malu

"itutuh kak resleting celana kakak kebuka terus jadinya,

mie instan kakak yang bewarna hitam kelihatan terus"

Mendengar itu
Kurabi pun pergi terlihat dari wajah nya dia merasa sangat malu dan sedih.

To be continue (cerita bersambung )

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

HOT : Generasi LGBT

Cinta tak memandang usia